Golongan Orang yang di Sukai Allah

Assalamu'alaikum wr.wb
Golongan orang-orang yang
disukai oleh Allah (menurut Al-
Qur’aan)
adalah: Al-Muhsiniin
(Orang yang berbuat baik), Al-
Muqsithiin
(Orang yang Adil), Al-
Mutawakkiliin
(Orang yang
bertawakkal kepada-Nya),
Al-Muthahhariin (Orang yang
mensucikan diri, Orang yang
bersih), Al-Muttaqiin (Orang
yang bertakwa), Ash-Shaabiriin
(Orang yang Sabar), At-
Tawwaabiin
(Orang yang
bertaubat), dan Orang yang
berperang dijalan-Nya.

1. Al-Muhsiniin (Orang yang
berbuat baik, Orang yang
berbuat kebaikan, Orang yang
berbuat Kebajikan)
Dan belanjakanlah (harta
bendamu) d jalan Allah, dan
janganlah kamu menjatuhkan
dirimu sendiri ke dalam
kebinasaan, dan berbuat baiklah,
karena sesungguhnya Allah
menyukai orang-orang yang
berbuat baik. (QS. Al-Baqarah
2:195)

(yaitu) orang-orang yang
menafkahkan (hartanya), baik di
waktu lapang maupun sempit,
dan orang-orang yang menahan
amarahnya dan mema’afkan
(kesalahan) orang. Allah
menyukai orang-orang yang
berbuat kebajikan. (QS. Ali
‘Imraan 3:134)
Karena itu Allah memberikan
kepada mereka pahala di dunia
dan pahala yang baik di akhirat.
Dan Allah menyukai orang-orang
yang berbuat kebaikan. (QS. Ali
‘Imraan 3:148)

(Tetapi) karena mereka
melanggar janjinya, Kami kutuki
mereka, dan Kami jadikan hati
mereka keras membatu. Mereka
suka merobah perkataan (Allah)
dari tempat-tempatnya, dan
mereka (sengaja) melupakan
sebagian dari apa yang mereka
telah diperingatkan dengannya,
dan kamu (Muhammad)
senantiasa akan melihat
kekhianatan dari mereka kecuali
sedikit diantara mereka (yang
tidak berkhianat), maka
maafkanlah mereka dan biarkan
mereka, sesungguhnya Allah
menyukai orang-orang yang
berbuat baik. (QS. Al-Maa-idah
5:13)

Tidak ada dosa bagi orang-orang
yang beriman dan mengerjakan
amalan yang saleh karena
memakan makanan yang telah
mereka makan dahulu, apabila
mereka bertakwa serta beriman,
dan mengerjakan amalan-amalan
yang saleh, kemudian mereka
tetap bertakwa dan beriman,
kemudian mereka (tetap juga)
bertakwa dan berbuat kebajikan.
Dan Allah menyukai orang-orang
yang berbuat kebajikan. (QS. Al-
Maa-idah 5:93)


2. Al-Muqsithiin (Orang yang
Adil)
Mereka itu adalah orang-orang
yang suka mendengar berita
bohong, banyak memakan yang
haram. Jika mereka (orang
Yahudi) datang kepadamu (untuk
meminta putusan), maka
putuskanlah (perkara itu)
diantara mereka, atau
berpalinglah dari mereka; jika
kamu berpaling dari mereka
maka mereka tidak akan memberi
mudharat kepadamu sedikitpun.
Dan jika kamu memutuskan
perkara mereka, maka
putuskanlah (perkara itu)
diantara mereka dengan adil,
sesungguhnya Allah menyukai
orang-orang yang adil. (QS. Al-
Maa-idah 5:42)
Allah tidak melarang kamu untuk
berbuat baik dan berlaku adil
terhadap orang-orang yang tiada
memerangimu karena agama dan
tidak (pula) mengusir kamu dari
negerimu. Sesungguhnya Allah
menyukai orang-orang yang
berlaku adil. (QS. Al-
Mumtahanah 60:8)

3. Al-Mutawakkiliin (Orang
yang bertawakkal kepada-Nya)
Maka disebabkan rahmat dari
Allah-lah kamu berlaku lemah
lembut terhadap mereka.
Sekiranya kamu bersikap keras
lagi berhati kasar, tentulah
mereka menjauhkan diri dari
sekelilingmu. Karena itu
ma’afkanlah mereka,
mohonkanlah ampun bagi
mereka, dan bermusyawaratlah
dengan mereka dalam urusan itu.
Kemudian apabila kamu telah
membulatkan tekad, maka
bertawakkallah kepada Allah.
Sesungguhnya Allah menyukai
orang-orang yang bertawakkal
kepada-Nya. (QS. Ali ‘Imraan
3:159)

4. Al-Muthahhariin (Orang yang
mensucikan diri, Orang yang
bersih)
Mereka bertanya kepadamu
tentang haidh. Katakanlah:
“Haidh itu adalah suatu kotoran”.
Oleh sebab itu hendaklah kamu
menjauhkan diri dari wanita di
waktu haidh; dan janganlah kamu
mendekati mereka, sebelum
mereka suci. Apabila mereka
telah suci, maka campurilah
mereka itu di tempat yang
diperintahkan Allah kepadamu.
Sesungguhnya Allah menyukai
orang-orang yang bertaubat dan
menyukai orang-orang yang
mensucikan diri. (QS. Al-Baqarah
2:222)
Janganlah kamu bersembahyang
dalam mesjid itu selama-lamanya.
Sesungguh-nya mesjid yang
didirikan atas dasar taqwa (mesjid
Quba), sejak hari pertama adalah
lebih patut kamu sholat di
dalamnya. Di dalamnya mesjid itu
ada orang-orang yang ingin
membersihkan diri. Dan
sesungguhnya Allah menyukai
orang-orang yang bersih. (QS. At-
Taubah 9:108)

5. Al-Muttaqiin (Orang yang
bertakwa)
(Bukan demikian), sebenarnya
siapa yang menepati janji (yang
dibuat)nya dan bertakwa, maka
sesungguhnya Allah menyukai
orang-orang yang bertakwa. (QS.
Ali ‘Imraan 3:76)
kecuali orang-orang musyrikin
yang kamu telah mengadakan
perjanjian (dengan mereka) dan
mereka tidak mengurangi sesuatu
pun (dari isi perjanjian)mu dan
tidak (pula) mereka membantu
seseorang yang memusuhi kamu,
maka terhadap mereka itu
penuhilah janjinya sampai batas
waktunya. Sesungguhnya Allah
menyukai orang-orang yang
bertaqwa. (QS. At-Taubah 9:4)
Bagaimana bisa ada perjanjian
(aman) dari sisi Allah dan Rasul-
Nya dengan orang-orang
musyrikin, kecuali orang-orang
yang kamu telah mengadakan
perjanjian (dengan mereka) di
dekat Masjidilharaam? maka
selama mereka berlaku lurus
terhadapmu, hendaklah kamu
berlaku lurus (pula) terhadap
mereka. Sesungguhnya Allah
menyukai orang-orang yang
bertakwa. (QS. At-Taubah 9:7)

6. Ash-Shaabiriin (Orang yang
Sabar)
Dan berapa banyaknya nabi yang
berperang bersama-sama mereka
sejumlah besar dari pengikut
(nya) yang bertakwa. Mereka
tidak menjadi lemah karena
bencana yang menimpa mereka
di jalan Allah, dan tidak lesu dan
tidak (pula) menyerah (kepada
musuh). Allah menyukai orang-
orang yang sabar. (QS. Ali
‘Imraan 3:146)


7. At-Tawwaabiin (Orang yang
bertaubat)
Mereka bertanya kepadamu
tentang haidh. Katakanlah:
“Haidh itu adalah suatu kotoran”.
Oleh sebab itu hendaklah kamu
menjauhkan diri dari wanita di
waktu haidh dan janganlah kamu
mendekati mereka, sebelum
mereka suci. Apabila mereka
telah suci, maka campurilah
mereka itu di tempat yang
diperintahkan Allah kepadamu.
Sesungguhnya Allah menyukai
orang-orang yang bertaubat dan
menyukai orang-orang yang
mensucikan diri. (QS. Al-Baqarah
2:222)


8. Orang yang berperang
dijalan-Nya.

Sesungguhnya Allah menyukai
orang yang berperang dijalan-Nya
dalam barisan yang teratur
seakan-akan mereka seperti suatu
bangunan yang tersusun kokoh.
(QS. Ash-Shaff 61:4)
Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Firdos Faozan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger